Agustus 21, 2008

Salah klik, jadi dalem!

KAmis malam jam 8-an masih di depan kompie, baru pulang dari Sarinah, trus ampo kantor ternyta masih ada kehidupan..yaudah tambah malem aja pulangnya..
buka2 intet nemu judul yang bikin gw datar2 aja ( dasar bego, kalo datar2 aja ngapain di tulis???? )

Judulnya selingkuh..

nih gw copas:

SELINGKUH (terutama yang dilakukan laki-laki saat tugas luar daerah) ternyata punya segudang cerita, yang jarang terungkap. Paling tidak itu yang kerap kusaksikan. Ada pergulatan antara nilai kesetiaan dengan godaan badani.
Seorang teman, sebut saja dia L, punya kiat khusus agar tidak tergoda. Usai makan malam dia biasanya langsung mengurung diri di kamar. Baca koran, transfer foto ke laptop, atau browsing internet jika kebetulan hotel itu ada hotspot.
Dia menolak ketika diajak jalan-jalan ‘cari angin’ atau menikmati indahnya malam. “Supaya tidak tergoda, lebih baik aku di kamar saja,” begitu biasanya yang dia ucapkan. Ketika kami membujuk, dengan wajah memelas dia berujar,” Please, jangan membawa aku ke dalam pencobaan….”
Biasanya kalau kami pulang jalan-jalan dan iseng menengok ke kamar, dia tenang-tenang saja menonton televisi. Bahkan pernah dia kami pergoki sedang menelpon istri di rumah (padahal itu sudah tengah malam!!)
Seorang teman, N, juga punya kiat khusus untuk tidak main perempuan. Dia pemuda, belum menikah dan mengaku masih perjaka. Awalnya kami semua tak percaya. Hari gini, sudah 28 tahun dan masih perjaka? Tapi dia bersikeras mengatakan kalau kesuciannya belum terenggut. Menurut ceritanya, dia dan sang pacar (yang juga masih perawan), telah bertekad akan saling menyerahkan kesucian di malam pertama pernikahan. Hmmm…
Beberapa bulan lalu dia menikah. Dan dengan berseri-seri dia mengatakan ternyata menikah itu enak. Ketika dia ditugaskan ke luar daerah, di luar dugaan dia tidak keberatan ketika diajak ‘hunting’. Dan (ini yang membuat kami kaget), dia juga tak keberatan booking perempuan. Ketika ditanya dengan enteng dia mengatakan,” Kan targetku untuk tak main perempuan hanya sebelum menikah. Setelah menikah gak ada salahnya aku coba perempuan lain kan?”
Teman yang lain, sebut saja R, bertengkar dengan istri beberapa saat sebelum ditugaskan ke luar daerah. Karena kesal, selama tiga malam berturut-turut dia bercinta dengan tiga perempuan yang berbeda. “Aku lagi kesal sama istri. Jadi kulampiaskan saja…” begitu katanya. (Jadi untuk para istri, sebaiknya jangan bertengkar dengan suami menjelang mereka ditugaskan ke luar daerah. Bisa bahaya…)
Lain lagi yang terjadi pada Y. Karena istrinya mencium gelagat kalau sang suami cenderung genit, sang istri sengaja menyelipkan kitab suci di koper. Dengan harapan, sang suami akan teringat dan tidak macam-macam.
Malam pertama keberadaan kitab suci itu cukup manjur. Namun di malam kedua tidak lagi. Y tenang-tenang saja gandeng perempuan ke hotel. Ketika diingatkan soal kitab suci di koper, dia hanya mesem-mesem. (Kitab sucinya tak perlu disebutkan ya? Agar tidak bernuansa SARA)
Namun pengalaman yang paling mendebarkan menimpa T. Dua hari sebelum pulang, dia nekat asyik masyuk dengan cewek. Pagi harinya, usai mandi T terkejut bukan main melihat di leher, tepat di bawah rahang, ada… cupang.
Dengan wajah pucat pasi dia mendatangi kami dan memaki-maki. “Sialan benar tuh cewek. Mungkin dia sengaja karena dia tahu aku akan pulang…” T pantas ketar-ketir. Cupang biasanya bertahan beberapa hari. Pulang ke rumah dari tugas luar dengan hiasan cupang di leher pasti bukan pemandangan indah buat istri.
Untunglah seorang teman yang sudah berpengalaman, punya jalan keluar. Dia mengatakan ada benda tertentu yang jika digosok, bisa menghilangkan cupang. T pun dengan harap-harap cemas datang ke supermarket dan membeli (bagian cupang ditutupi dengan plester).
Seharian kerjanya hanya menggosok dan menggosok. Dan ajaib. Keesokan harinya bekas cupang telah berkurang jauh, hanya berupa bintik merah. T pun lega bukan main dan tak henti-hentinya dia mengucap syukur. (Benda apa yang digosok, tak perlu disebutkan ya? Nanti disalahgunakan, he…he… Yang pasti semua pembaca tahu atau pernah melihat benda itu….)


** mati awak, makin kusam aja nama gw..
secara gw sering ke luar kota n kebetulan juga sering diajak hunting "gituan"...
cuman gw ga mau lah.....:D

Tidak ada komentar: