September 19, 2008

manusia = hewan??

banyak masalah akhir2 ini, yang berkaitan dengan diri saya sendiri maupun yang berkaitan dengan lingkungan..
masalah yang sepertinya melibatkan hati, pikiran, kerjaan, n semuanya dibumbui dengan spontanitas dari saya yang tanpa saya sengaja meng-cover diri saya sendiri..
apakah ini yang namanya reaksi alami dari mahluk hidup? bahwa menurut teori darwin, kita adalah bangsa hewan n memiliki sebagian sifat hewan tersebut?
perhatikan semua hewan, bagaimana mereka mempunya naluri menyelamatkan diri n melindungi diri dengan caranya masing-masing.. lalu apa bedanya kita ma hewan?
apa bedanya saya ma hewan berdasar pengalaman beberapa hari ini?
itu satu sisi, lalu campur tangan kepentingan n hukum alam ( yg kuat yg menang) ato hukum senioritas ( senior selalu menang ) menambah kuat prasangka manusia - hewan ini...

kalo saya hidup di tahun 1700an, mungkin saya sudah digantung karena menyampaikan pendapat ini..darwinis dianggap kafir n murtad..
saya bukan kafir ( itu jelas karena saya percaya Tuhan ) n saya bukan murtad ( karena saya jelas tidak mengingkari-Nya )..

September 09, 2008

14.21 WIB

sampe jam segini hari gini, selasa 9 September 2008.
bahwa sampe saat ini resiko selalu setia menemani, bahkan dalam situasi aman sekalipun..
kita berjalan diatasnya, didalamnya, n kita hidup bersamanya..
no matter how hard we try..
n sedihnya, resiko selalu harus diambil..
kita ke kanan, ke kiri, kemanapun resiko siap menungu di depaN..
gila!

September 02, 2008

sulitnya mengubah imej

imej ( buruk ) bagaikan lem yang susah banget buat di lepas, kalo da lepas baunya akan masih menyengat.... n bahkan kalo bekasnya da ilang, orang akan langsung ingat bahwa disana pernah ada ( noda ) lem itu..
sampe kapan ini akan terjadi?? sampe kapanpun ga akan ilang, mungkin orang akan lupa sesaat, namun saat hal buruk ada yang kita laakukan, BOOM... imej itu melekat lagi..
n saya ga mengeluh ya, saya cuma coba satu garis besar kesimpulan...

* tak peduli berapa banyak PUTIH yang kita buat, ga akan pernah menghapus HITAM yang ( pernah ) kita buat.